![]() |
| Banten: Ditahan karena merusak Musholla Darussalam |
ASLIKARTU - Polisi menangkap seorang pria yang diduga merusak bangunan Musholla Darussalam di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, pada Selasa malam. Agen Poker
Tersangka, diidentifikasi sebagai S, 18, diduga menyemprotkan coretan anti-Islam di dinding dan lantai masjid. Ia diciduk dari rumahnya yang terletak tak jauh dari masjid kecil di kompleks perumahan Villa Tangerang Elok lingkungan Kuta Jaya Pasar Kemis, Kapolsek Tangerang Kota, Sen Coms. AdeAry Syam Indradi, di Jakarta, Rabu.
Sementara itu, warga sekitar mencabut coretan-coretan yang menyinggung tersebut agar rumah ibadah bisa digunakan untuk sholat harian.
Menanggapi pemberitaan kejadian tersebut, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengecam tindakan vandalisme tersebut dan mengimbau warga sekitar agar tidak terprovokasi.
Ia juga memuji respon cepat polisi dalam menangkap tersangka.
Agen Domino
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Azis Syamsuddin, juga mengutuk tindakan vandalisme tersebut dengan alasan telah melukai sentimen umat Islam.
“Namun, masyarakat jangan sampai terprovokasi oleh ulah pelaku yang kabarnya tinggal (di dekat musala),” tegasnya di sini saat berbicara tentang kejadian yang sempat memicu protes masyarakat.
Syamsuddin juga meminta penyidik polisi mengungkap motif tersangka di balik aksi vandalisme.
Wakil Ketua DPR kemudian mengimbau masyarakat untuk bersabar menunggu informasi resmi dari kepolisian mengenai kejadian tersebut dan memastikan apakah tersangka dipengaruhi oleh ajaran radikalisme atau murni pemikiran sendiri.
Syamsuddin juga mengimbau agar polisi tidak terburu-buru menarik kesimpulan seperti yang terlihat dalam serangan pisau terhadap ulama Syekh Ali Jaber yang misterius di Masjid Falahudin, Kota Bandar Lampung, Lampung, pada 13 September 2020.
Penyerang, yang diidentifikasi sebagai Alfin Andrian, 24, dilaporkan menderita gangguan mental, jelasnya.
Syamsuddin berharap aksi vandalisme di rumah ibadah tidak terulang menjelang pilkada serentak pada Desember mendatang karena bisa merugikan prinsip persatuan dalam keberagaman. Agen Sakong







0 komentar:
Posting Komentar