Rabu, 30 September 2020

Data menunjukkan 189.257 orang asing di Indonesia pada 18 September

Data menunjukkan 189.257 orang asing di Indonesia pada 18 September


ASLIKARTU - Jumlah WNA di Indonesia per 18 September 2020 tercatat 189.257 orang, menurut database Kementerian Luar Negeri tentang pergerakan WNA di tengah pandemi COVID-19. Agen Poker


Angka tersebut lebih rendah dibandingkan Juni tahun ini, ketika jumlah WNA tercatat 192 ribu orang, demikian keterangan Kementerian Luar Negeri di Jakarta, Rabu.


Kementerian lebih lanjut mencatat bahwa 634 warga negara asing melakukan kontak langsung dengan pasien COVID-19, dan 477 di antaranya dinyatakan positif mengidap penyakit virus korona baru.


Sekitar 329 warga negara asing kembali ke negara asalnya, kementerian menginformasikan, menambahkan bahwa 321 warga negara asing yang dites positif COVID-19 telah pulih sepenuhnya, sementara 12 lainnya telah meninggal karena penyakit tersebut.


Hingga September tahun ini, Kementerian Luar Negeri Indonesia telah memberikan layanan hotline kepada 301 WNA, menerbitkan 209 flight clearance untuk evakuasi WNA, dan membantu pemulangan 13.514 WNA ke negara asalnya.

Agen Domino

Kementerian juga telah mengeluarkan 4.780 dokumen izin keluar saja dan izin tinggal untuk diplomat dan pejabat, dan berbagai layanan diskresioner terkait kasus kemanusiaan.


Dalam rangka sinkronisasi data pergerakan imigran, Direktorat Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.


Kesepakatan terbaru terkait notifikasi dan akses konsuler terkait penanganan WNA di Indonesia meratifikasi tiga kesepakatan lain yang ditandatangani kedua kementerian sebelumnya, ungkap Kementerian Luar Negeri.


“Kemlu sangat mengapresiasi kerja sama penanganan WNA dalam situasi pandemi COVID-19 yang berjalan dengan baik,” kata Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri Andy Rachmianto.


Penguatan kerja sama kementerian dengan kementerian dan lembaga pemerintah lainnya menjadi vital di tengah meningkatnya masalah dan kompleksitas kasus pidana dan perdata yang melibatkan warga negara asing, tambahnya.


Infeksi virus Corona awalnya muncul di kota Wuhan di Cina pada akhir 2019.


Sejak itu, COVID-19 telah menyebar ke lebih dari 215 negara dan wilayah, termasuk 34 provinsi di Indonesia, dengan lonjakan jumlah kematian yang sangat besar.


Indonesia tidak meninggalkan kebutuhan bisnis yang terlewat untuk mengembangkan vaksin untuk melawan virus.


Saat ini, selain vaksin COVID-19 Sinovac, para ilmuwan Indonesia sedang mengerjakan vaksin yang dinamai bendera nasional negara, Merah Putih (Merah Putih). Agen Sakong

0 komentar:

Posting Komentar