![]() |
| Getaran gempa Pangandaran terasa hingga Yogyakarta |
ASLIKARTU - Getaran gempa 5,9 SR yang melanda barat daya Kabupaten Pangandaran pada Minggu pagi dirasakan banyak warga di beberapa wilayah di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta. Agen Poker
Gempa tersebut dirasakan masyarakat di Kecamatan Pangandaran, Sukabumi, Tasikmalaya, Kuningan, Garut, dan Cilacap, kata Kepala Bidang Gempa dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Jakarta Rahmat Triyono.
"Getarannya bisa dirasakan di rumah seperti suara gemuruh truk berat yang lewat," ujarnya.
Gempa juga dirasakan banyak warga di Kabupaten Bandung, Kebumen, Kutoarjo, Banyumas, Banjarnegara, Kulonprogo, Bantul, dan Gunung Kidul, kata Triyono seraya menambahkan belum ada laporan langsung mengenai kerusakan dan korban jiwa.
Agen Domino
ANTARA mencatat, wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat pernah diguncang gempa mematikan pada 17 Juli 2006 silam.
Gempa 6,8 skala Richter dilaporkan memicu tsunami setinggi lima meter yang melumpuhkan banyak rumah di kawasan pantai dan menewaskan sedikitnya 668 orang.
Gempa bumi secara teratur mengguncang berbagai wilayah Indonesia karena fakta bahwa negara tersebut terletak di Sabuk Sirkum-Pasifik, juga dikenal sebagai Cincin Api, di mana beberapa lempeng tektonik bertemu dan sering menyebabkan aktivitas vulkanik dan seismik.
Salah satu gempa paling mematikan di Indonesia yang terjadi selama dua tahun terakhir ini adalah yang melanda beberapa wilayah di Provinsi Sulawesi Tengah.
Gempa bumi berkekuatan 7,4 SR yang diikuti tsunami yang melanda wilayah Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Paringi Moutong, dan Sigi pada 28 September 2018, menelan korban 2.102 jiwa, melukai 4.612 orang, dan menyebabkan 680 orang hilang.
Sebanyak 68.451 rumah rusak berat, dan 78.994 orang mengungsi.
Karena banyaknya mayat yang membusuk, pihak berwenang dan pekerja kemanusiaan memutuskan untuk menguburkan mereka di kuburan massal.
Sedangkan kerugian materiil akibat bencana kembar maut itu diperkirakan mencapai Rp15,29 triliun.
Ibukota provinsi Palu terkena dampak bencana, dengan kerusakan dan kerugian material tercatat sebesar Rp7,6 triliun, atau 50 persen dari total perkiraan, menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Kerusakan dan kerugian material di Kabupaten Sigi tercatat sebesar Rp4,9 triliun atau 32,1 persen, Kabupaten Donggala sebesar Rp2,1 triliun atau 13,8 persen, dan Kabupaten Parigi Moutong sebesar Rp631 miliar atau 4,1 persen.
Kerusakan material di empat wilayah terdampak diperkirakan mencapai Rp13,27 triliun, sedangkan kerugian material mencapai sekitar Rp2,02 triliun, ungkap badan tersebut pada Oktober 2018. Agen Sakong







0 komentar:
Posting Komentar