Selasa, 06 Oktober 2020

Indonesia menahan dua kapal nelayan Filipina

Indonesia menahan dua kapal nelayan Filipina


ASLIKARTU - Dua kapal nelayan Filipina, dengan 21 awak di dalamnya, telah ditahan karena melakukan perburuan di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) wilayah pengelolaan perikanan Indonesia (WPP) di Samudra Pasifik. Agen Poker


Kapal-kapal tersebut ditangkap petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).


“Hari ini kami umumkan telah kami tangkap dua kapal di tempat yang belum pernah kami tangkap (kapal penangkap ikan ilegal) sebelumnya: di WPP 717,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo saat jumpa pers online di Jakarta, Selasa. Selasa.


Petugas dari Direktorat Jenderal Sumber Daya Kelautan dan Pengawasan Perikanan KKP, kapal patroli Orca 4, melihat dan menahan kedua kapal itu setelah pengejaran, katanya.


Nelayan asing menggunakan pandemi yang sedang berlangsung sebagai peluang untuk melakukan kegiatan penangkapan ikan ilegal, katanya.

Agen Domino

“Penting bagi kami untuk tetap waspada dan meningkatkan kewaspadaan,” imbuhnya.


Petugas KKP tetap semangat menjalankan tugasnya menjaga perairan nasional meski di tengah pandemi, ujarnya.


Mengetahui bahwa perairan Sulawesi dijaga ketat, para pemburu asing telah pindah ke Samudera Pasifik, katanya.


Sementara itu, Direktur Pengawasan dan Operasi armada KKP Pung Nugroho Saksono mengatakan, dua kapal yang ditangkap jelas-jelas menipu petugas karena tidak bisa memberikan bukti identitas sebagaimana diamanatkan peraturan yang ada.


Selain itu, mereka menunjukkan fotokopi atau dokumen palsu milik kapal lain, tambahnya.


Saksono mengatakan, kapal penangkap ikan asing itu awalnya berusaha melarikan diri, tetapi pihak berwenang Indonesia telah mengejar dan memburu mereka. Awak mereka akhirnya ditangkap di perairan Kepulauan Ayu.


Berdasarkan data KKP, sejak Oktober 2014, sebanyak 74 kapal ilegal - 57 kapal penangkap ikan asing (KIA) dan 17 kapal penangkap ikan Indonesia (KII) - telah ditangkap oleh Kapal Pengawas Perikanan KKP.


Dari 57 kapal nelayan asing tersebut, 27 diantaranya adalah kapal berbendera Vietnam, 16 kapal berbendera Filipina, 13 kapal berbendera Malaysia, dan 1 kapal berbendera Taiwan. Agen Sakong


0 komentar:

Posting Komentar