Senin, 23 November 2020

Medan: Kantor KPU menemukan 3.388 surat suara rusak

Medan: Kantor KPU menemukan 3.388 surat suara rusak


ASLIKARTU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kantor Medan menemukan 3.388 surat suara rusak saat proses pemilahan yang berlangsung dari 17 November hingga 21 November 2020 di Gedung Andromeda, kawasan Polonia, Kota Medan. Agen Poker


Surat suara yang rusak akan dimusnahkan dan diganti dengan 3.388 yang baru dicetak, kata Rinaldi Khair dari kantor KPU-Medan kepada wartawan di Jakarta, Senin.


Proses pencetakan akan memakan waktu satu hari, katanya, seraya menambahkan bahwa kantor KPU-Medan akan mengganti surat suara yang ditemukan rusak.


Pemilihan Wali Kota Medan yang dijadwalkan pada 9 Desember 2020 akan diperebutkan oleh pasangan calon nomor urut 02, Muhammad Bobby Afif Nasution-Aulia Rachman, dan paslon nomor urut 01, Akhyar Nasution-Salman Alfarisi.


Menurut Khair, pendistribusian surat suara ke seluruh TPS di kota itu memakan waktu lima hari, sedangkan proses penyortirannya membutuhkan dua hari.


Mengingat terus merebaknya penyakit baru virus corona, Presiden Joko Widodo kembali mendesak Menteri Dalam Negeri, Kapolri, dan Satgas COVID-19 untuk memprioritaskan penanganan COVID-19 pada hari pencoblosan.


“Kurang dari dua minggu dari sekarang, hari pencoblosan sudah berlangsung. Ini jangan sampai mengganggu upaya besar kita menangani pandemi virus corona baru dan memulihkan perekonomian kita,” ujarnya dalam rapat di Jakarta, Senin.

Agen Domino

Presiden Widodo juga menyoroti pentingnya menerapkan secara ketat protokol kesehatan pemerintah selama sisa hari kampanye dan pada hari pemungutan suara untuk mencegah munculnya cluster COVID-19 baru.


COVID-19 awalnya melanda kota Wuhan di China pada akhir tahun 2019 dan menyebar ke seluruh dunia, termasuk ke negara-negara di kawasan Asia Pasifik.


Indonesia secara resmi mengumumkan kasus pertama yang dikonfirmasi di negara itu pada 2 Maret tahun ini.

Pemerintah Indonesia secara konsisten menyatakan keyakinannya terhadap potensi vaksin COVID-19 untuk membantu memenangkan perang melawan pandemi COVID-19 yang telah menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat dan ekonomi.


Selama beberapa bulan terakhir, pemerintah telah berupaya sekuat tenaga untuk mengamankan potensi vaksin COVID-19 bagi masyarakat Indonesia melalui kerja sama bilateral dan multilateral.


Pemerintah juga mendukung upaya penelitian untuk mengembangkan vaksin COVID-19 milik negara, Merah Putih (Merah Putih), yang dinamai sesuai warna bendera nasional.


Selain itu, Indonesia bekerja sama dengan China dan Inggris untuk pengadaan dan suplai kandidat vaksin COVID-19. Agen Sakong

0 komentar:

Posting Komentar