Senin, 23 November 2020

Universitas Lampung: 25 kontak rektor untuk menjalani tes COVID-19

Universitas Lampung: 25 kontak rektor untuk menjalani tes COVID-19



ASLIKARTU - Dua puluh lima orang yang melakukan kontak langsung dengan rektor Universitas Lampung (Unila), Prof.Dr.Karomani, dan istrinya akan menjalani tes cepat karena tes usap pasangan itu telah mengonfirmasi infeksi virus corona, seorang pejabat menginformasikan. Agen Poker


Yang diwajibkan mengikuti rapid test antara lain Wakil Rektor I, III, dan IV, sedangkan Wakil Rektor II sudah mengikuti Tes, kata juru bicara Unila Nanang Trenggono kepada wartawan di Bandanglampung, Senin.


Menurut Trenggono, setelah usai tes usap Karomani dan istrinya diketahui terjangkit penyakit novel coronavirus, sopir rektor dan asistennya juga menjalani tes cepat.


Hasil pemeriksaan sopir dan asistennya menunjukkan mereka "tidak reaktif", ujarnya seraya menambahkan, menurut Wakil Rektor II Asep Sukohar, kondisi rektor dan istrinya stabil.

Agen Domino

Penyakit novel coronavirus awalnya muncul di kota Wuhan di China pada akhir tahun 2019 dan kemudian menyebar ke seluruh dunia, termasuk ke negara-negara di kawasan Asia-Pasifik.


Indonesia membuat pengumuman resmi tentang kasus pertama yang dikonfirmasi di negara itu pada 2 Maret tahun ini.


Pada hari Senin, Satgas Penanggulangan COVID-19 mengonfirmasi bahwa Indonesia telah mencatat 4.198 pemulihan tambahan dan 4.442 kasus baru COVID-19 dalam 24 jam.


Pemerintah Indonesia secara konsisten menyatakan keyakinannya terhadap potensi vaksin COVID-19 untuk membantu memenangkan perang melawan pandemi COVID-19 yang telah menjadi ancaman besar bagi kesehatan masyarakat dan ekonomi.


Oleh karena itu, selama beberapa bulan terakhir, pihaknya telah melakukan upaya maksimal untuk mengamankan potensi vaksin COVID-19 bagi masyarakat Indonesia melalui kerja sama bilateral dan multilateral.


Pemerintah juga mendukung upaya penelitian untuk mengembangkan vaksin COVID-19 milik negara sendiri, Merah Putih (Merah Putih), yang dinamai sesuai warna bendera nasional.


Selain itu, Indonesia bekerja sama dengan China dan Inggris untuk pengadaan dan penyediaan vaksin COVID-19.


Sebelum digelarnya program vaksinasi COVID-19 tahap pertama pemerintah, yang dijadwalkan pada minggu ketiga Desember 2020, Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan kementerian dan lembaga untuk melakukan simulasi vaksinasi COVID-19 secara nasional. Agen Sakong


0 komentar:

Posting Komentar