Sabtu, 21 November 2020

Militer menggagalkan upaya pengungsi Rohingya untuk melarikan diri dari kamp di Aceh

Militer menggagalkan upaya pengungsi Rohingya untuk melarikan diri dari kamp di Aceh



ASLIKARTU - Kodim Aceh Utara menggagalkan upaya 14 pengungsi Rohingya untuk mengungsi dari kamp pengungsian sementara di pusat pelatihan vokasi di Desa Meunasah Mee Kandang, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, Jumat dini hari. Agen Poker


“Memang benar 14 pengungsi tadi pagi berusaha kabur, tapi aparat keamanan kamp pengungsi Rohingya berhasil menggagalkan upaya itu,” kata juru bicara Satgas Penanganan Rohingya Letkol Am Oke Krisyanto.


Personel militer juga menangkap delapan tersangka anggota jaringan perdagangan manusia yang diduga menyelundupkan imigran Rohingya ke Aceh, katanya.


Tiga dari delapan tersangka anggota kelompok perdagangan manusia diidentifikasi dengan inisial DA, ZA, dan JR. DA adalah warga Medan, Sumatera Utara; ZA adalah seorang imigran Rohingya yang berdomisili di Medan; dan JR adalah penduduk Aceh Tamiang.

Agen Domino

“JR diyakini sebagai supir mobil sewaan yang akan digunakan untuk membantu DA dan ZA mengangkut pengungsi Rohingya,” ungkapnya.


Anggota militer juga menangkap tersangka anggota kelompok perdagangan manusia lainnya yang diidentifikasi dengan inisial AM dan SA, dan SR dan SU, masing-masing pasangan menikah, dan P, adik ipar AM.


Pagi-pagi sekali, kami menangkap dua kelompok yang dicurigai sebagai anggota jaringan perdagangan manusia. Kedua kelompok ini diyakini tidak saling mengenal, ”tandasnya.


Krisyanto mencatat, delapan tersangka anggota kelompok perdagangan manusia dan 14 pengungsi Rohingya telah dilimpahkan ke Polres Kota Lhokseumawe untuk pemeriksaan lebih lanjut. Agen Sakong


0 komentar:

Posting Komentar