![]() |
| Penyelidikan Intan Jaya: Badan HAM serahkan laporan ke pemerintah |
ASLIKARTU - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyerahkan hasil penyelidikan kekerasan di Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua, kepada Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, Rabu. Agen Poker
Mahfud mengatakan tidak ada perbedaan antara hasil penyidikan yang dilakukan Komnas HAM dengan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) yang disponsori pemerintah.
“Ada beberapa kesamaan temuan mereka terkait kekerasan di Intan Jaya. Hanya ada sedikit perbedaan sudut pandang dan aspek teknis. Tapi pada prinsipnya sama, ”ujarnya.
Baik TGPF dan Komnas HAM memiliki keinginan yang sama untuk menegakkan perlindungan hak asasi manusia dan tindakan non-kekerasan untuk menyelesaikan masalah, tambahnya.
Dia mengatakan akan segera menyampaikan laporan Komnas HAM kepada Presiden Joko Widodo. Pemerintah akan menindaklanjuti laporan tersebut melalui jalur yang ada dan mengambil tindakan hukum terhadap siapapun yang terlibat dalam kasus tersebut, tambahnya.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik memuji pemerintah atas hasil pemeriksaan komisi terhadap kasus tersebut.
“Laporan kami sangat lengkap. Ini berisi rincian insiden dan masalah konstruksi. Kami telah menghasilkan rekomendasi tujuh poin, termasuk penegakan hukum. Seperti yang dikatakan Bapak Menteri Koordinator, hal itu harus diselesaikan secara akuntabel, tanpa membedakan pelakunya. Kita juga harus meyakinkan publik tentang (kebutuhan untuk memastikan) rasa keadilan bagi para korban dan keluarga yang berduka, ”kata Damanik.
Ia menyoroti pentingnya pemulihan keamanan dan kehidupan sosial dalam penanganan kasus Intan Jaya agar masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa.
“Kami sangat berharap pemerintah, khususnya Bapak Menteri Koordinator dan Bapak Presiden dapat memastikan proses hukum sesuai dengan rekomendasi kami,” ujarnya.
Kekerasan Intan Jaya merenggut nyawa tentara dan warga sipil, termasuk seorang pendeta.
TGPF telah menyampaikan hasil kunjungan pengumpulan fakta ke Intan Jaya kepada Menteri Mahfud pada 19 Oktober 2020.
Pada konferensi pers online baru-baru ini di Jakarta, ketua TGPF Benny Mamoto mengatakan bahwa timnya terutama mengadopsi pendekatan yang peka budaya saat menyelidiki penembakan mematikan tersebut. Karena itu, anggotanya mengandalkan akun sukarela dari saksi yang diundang. Agen Sakong







0 komentar:
Posting Komentar