![]() |
| Polisi Jakarta Selatan menangkap 25 pelaku narkoba dalam waktu dua minggu |
ASLIKARTU - Dalam kurun waktu dua pekan melakukan operasi penggerebekan narkoba, Polres Metro Jakarta Selatan berhasil menangkap 25 pelaku narkoba. Agen Poker
Selanjutnya, polisi menyita 37,35 kilogram ganja, 148,61 gram sabu, dan 55,69 gram tembakau gorila atau mariyuana sintetis dari para tersangka.
Para tersangka yang terlibat dalam 22 kasus narkoba itu merupakan jaringan lintas provinsi, kata Kepala Badan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Wadi Sa'bani di Jakarta, Senin.
Tersangka pengedar dan kurir narkoba ditangkap di beberapa lokasi di sekitar provinsi Jakarta dan Banten selama Operasi Nila Jaya Polri 2020, katanya, seraya menambahkan bahwa beberapa tersangka adalah residivis.
Dibandingkan dengan kasus narkoba tahun lalu yang ditangani Polres Jakarta Selatan, terjadi lonjakan kasus pada tahun 2020, sedangkan pelakunya rata-rata berusia 20 tahun, ujarnya.
Indonesia masih berada di bawah ancaman besar dari para pengedar narkoba, yang memandang Indonesia sebagai pasar potensial. Nilai perdagangan narkoba di Indonesia diperkirakan setidaknya mencapai Rp66 triliun.
Pengguna metamfetamin kristal, narkotika, mariyuana, dan jenis narkoba adiktif lainnya melampaui latar belakang masyarakat dan sosial ekonomi dan budaya.
Dengan penyelundupan gembong narkoba dan perdagangan narkoba di negara ini selama beberapa dekade terakhir, pemerintah Indonesia terus menerapkan tindakan hukuman yang keras terhadap mereka.
Kapolri Jenderal Idham Azis baru-baru ini menunjukkan bahwa pengadilan negeri di berbagai wilayah di Indonesia telah menjatuhkan hukuman mati kepada setidaknya 100 pelaku narkoba pada paruh pertama tahun 2020.
“Semoga segera dieksekusi oleh regu tembak untuk menghalau yang lain,” tegasnya saat menyaksikan Satgas Khusus Polri memusnahkan 1,2 ton sabu, 35 ribu butir ekstasi, dan 410 kg ganja di Jakarta pada 2 Juli 2020.
Presiden Indonesia Joko Widodo juga telah mengeluarkan perintah tembak-pandang terhadap gembong narkoba.
Namun, hal ini tidak berhasil menghalangi para pengedar narkoba, yang terus memperlakukan Indonesia sebagai salah satu pasar utama mereka, meski penegak hukum Indonesia terus berjuang melawan mereka. Agen Sakong







0 komentar:
Posting Komentar