Kamis, 21 Mei 2020

1.970 awak kapal pesiar Jerman dari Indonesia pulang ke rumah

1.970 awak kapal pesiar Jerman dari Indonesia pulang ke rumah
1.970 awak kapal pesiar Jerman dari Indonesia pulang ke rumah

ASLIKARTU - Sebanyak 1.970 orang Indonesia yang bekerja untuk beberapa kapal pesiar di Jerman telah kembali ke Indonesia selama beberapa minggu terakhir, menurut Kedutaan Besar Indonesia di Berlin. Agen Poker

Sebanyak 242 awak kapal Indonesia Mein Schiff 3, Mein Schiff 4, Mein Schiff 5, dan Mein Schiff 6 kapal pesiar berangkat ke Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali pada hari Rabu (waktu Jerman). Mereka mendarat di pulau resort pada hari Kamis, kedutaan mengungkapkan dalam sebuah pernyataan pers yang diterima ANTARA di Jakarta pada hari Kamis.

"Ini adalah repatriasi terakhir. Alhamdulillah (Alhamdulillah), semuanya diuji negatif untuk COVID-19," kata Duta Besar Indonesia untuk Jerman, Arif Havas Oegroseno.

Para pelaut Indonesia naik ke pesawat carteran TUI Fly's TB 8333, yang lepas landas dari Bandara Internasional Hamburg pukul 6 malam. waktu setempat pada hari Rabu.

Pada 19 Mei 2020, Pemerintah Indonesia telah memfasilitasi kembalinya 99.543 warga negara Indonesia dari luar negeri. Mayoritas dari mereka adalah pekerja migran Indonesia yang bekerja di Malaysia dan pelaut Indonesia yang dipekerjakan dengan kapal pesiar asing.


Namun, banyak warga negara Indonesia belum dapat kembali ke rumah di tengah pandemi COVID-19, yang telah memaksa negara-negara untuk menutup perbatasan dan memberlakukan pembatasan dan pembatasan perjalanan.

Di antara mereka adalah 808 anggota jemaat Jamaah Tabligh, yang tetap terdampar di luar negeri, ungkap Kementerian Luar Negeri Indonesia.

Selama beberapa bulan terakhir, Indonesia, Jerman, dan banyak negara lain di dunia telah berjuang melawan penyebaran virus coronavirus baru. Pemerintah Indonesia secara resmi mengumumkan dua kasus COVID-19 pertama yang dikonfirmasi pada 2 Maret tahun ini.

Virus korona yang mematikan muncul di Wuhan pada akhir Desember 2019, dan kurangnya transparansi dan niat baik China untuk mengatakan kebenaran tentang transmisi antar manusia dari awal telah disalahkan atas penyebaran COVID-19 di seluruh dunia.

Pemerintah Amerika Serikat, di mana beberapa orang menyerah pada COVID-19, menuduh Pemerintah Cina "sengaja menyembunyikan keparahan virus corona dari komunitas internasional" (CNN pada 4 Mei 2020).

Washington berargumen bahwa "China kemungkinan akan memangkas ekspor pasokan medis sebelum notifikasi WHO (World Health Organization) Januari bahwa COVID-19 adalah penularan", menurut laporan Departemen Keamanan Dalam Negeri yang dikutip CNN pada 4 Mei 2020. Indonesia telah menyaksikan kematian beberapa dokter dan perawat saat memerangi pandemi coronavirus. Agen Sakong

0 komentar:

Posting Komentar