Kamis, 16 Juli 2020

Polda Jatim Tangkap Komplotan Perampok Ala Ninja dan Membawa Celurit

Sekap Korban Hingga Tewas, Komplotan Perampok Ala Ninja Asal ...

ASLIKARTU  -  Petugas kepolsian Polda Jatim berhasil menangkap satu dari empat orang terasangka komplotan perampokan yang menyebabkan korbannya meninggal dunia di wilayah Pasuruan. AGEN DOMINO

Informasi yang didapat dan dari kejadian yang lalu, kompolotan perampokan ini selalu menutup wajahnya dengan cadar yang mirip seperti ninja.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pelaku diktahui bernama Muhammad Nawawi (29), warga Bugulkidul, Kota Pasuruan. Dan dari catatan kepolisian, Muhammad Nawawi juga merupakan residivis perampokan toko emas di Indramayu.

"Saat melakukan aksinya, mereka mencuri barang berupa dua gelang emas masing-masing seberat 40 gram, dan 20 gram, 20 gram kalung, dan cincin 3 gram, uang sebesar Rp 50 juta, HP korban, motor kawaasaki ninja, dan truk."

                AGEN POKER ONLINE

Dalam setiap melakukan aksinya, para tersangka komplotan perampokan selalu menggunakan cadar ala ninja dan membekali diri dengan senjata tajam (Sajam) jenis celurit maupun pedang.

Kombes Pol Trunoyudo Wisnu mengatakan setiap beraksi komplotan ini beranggotakan enam orang dengan menggunakan cadar seperti ninja serta membekali dirinya dengan senjata tajam. Satu orang tersangka sudah diamankan dan empatnya masih burun.

"Satu kelompok adan enam orang dan masih dalam proses pengembangan. Yang jelas satu tersangka lainnya sudah putusan, dengan pasal yang sama, ini tersngka kedua. Beraksi di Kabupaten Pasuruan," ucap Kombes Pol Trunoyudo Wisnu.

Diketahui dalam aksi terakhirnya, tersangka diketahui mengikat dan melakban mulut korban. Selain itu, korban juga sempat terluka akibat sabetan celurit hingga kritis dan akhirnya korban meninggal dunia.

Korban yang meninggal dunia bernama H Suyanto melapor ini terluka dalam keadaan kristis akhirnya meninggal dunia. Kondisinya saat itu tidak sadar dijerat dan dilakban mulutnya.

Didepan awak media, tersangka Nawawi mengatakan dalam kelompoknya ini, dirinya kebagian peran sebagai pengancam para korban. Jika ada korban yang melawan, dirinya pun tidak segan menggunakan kekerasan dengan menggunakan celurit yang dibawanya.

Kepada pihak kepolisian, tersangka Nawawi mengatakan dirinya mengantongi keuntungan Rp 10 juta, sednagkan barang hasil curian dijual kembali dan hasilnya dibagi sesama komplotannya. AGEN DOMINO

0 komentar:

Posting Komentar