
ASLIKARTU - Dalam kasus prostitusi yang sedang berjalan, Kepolisian Resor Kota Besar Medan menetapkan dua orang sebagai tersangka yang diduga melibatkan artis selebgram dan juga seorang artis FTV berinisial HH. AGEN DOMINO
Kapolres Medan, Kombes Pol Riko Sunarko mengatakan saat dimintai keterangan, yang bersangkutan HH mengaku bahwa dirinya baru pertama kalo ke Medan dan sudah terlibat prostitusi selama satu tahun.
Dalam kasus prostitusi yang melibatkan HH, petugas kepolisian masih mengembangkan pengakuan yang diberikan oleh HH. Pihaknya melakukan pendalaman terhadap bukti-bukti chat yang dilakukan HH dengan rekan atau koleganya yang ada dibeberapa kota.
AGEN POKER ONLINE
"Dia diketahui memiliki kontak di Jawa Timur, Sumsel, Jakbar dan kota-kota lainnya, namun belum bisa disimpulkan bahwa chat tersebut terkait dengan kegiatan prosititusi atau bukan." terang Kombes Pol Riko.
"Kami belum berani menyimpulkan seperti itu, ya atau tidak, karena menurut pengakuan dari saksi HH bahwa orang-orang tersebut dikenalkan oleh saudara J dan ada lagi rekannya saudara R yang dia kenal di salah satu cafe di Senayan, Jakarta." tambahnya.
Meski berstatus saksi, HH masih akan dipanggil untuk dimintai keterangan. Tidak tertutup kemungkinan dia juga dijadikan tersangka.
Selain itu dari hasil penyidikan dan pendalaman, petugas juga menemukan atau fakta berupa dugaan penggunaan surat palsu yang digunakan HH. Dan kasus itu sedang didalami.
Kombes Pol Riko Sunarko mengatakan HH menerima transferan Rp 20 juta itu dari saksi A. Pria ini mengaku warga Kota Medan dan sebagai karyawan swasta. Namun dari tanda pengenalnya, dia merupakan penduduk Pekanbaru, Riau.
Sementara terangka R mengaku sebagai driver taksi online, yang pertama kali terlibat kegiatan prostitusi ini. Dia dijanjikan imbalan Rp 4 jutaan, tugasnya hanya menjemput dan mengurus HH selama di Medan.
HH Juga dihadirkan dalam konfersi pers, dalam kesempatan itu dia menyampaikan permintaan maaf kepada orang tua dan kerabatnya, serta warga Kota Medan. AGEN DOMINO






0 komentar:
Posting Komentar