![]() |
| Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tanda tangani uji coba vaksin COVID-19 |
ASLIKARTU - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengumumkan pada hari Senin bahwa ia akan menjadi sukarelawan dalam uji coba pada manusia yang akan datang untuk vaksin COVID-19 potensial yang sedang dikembangkan oleh perusahaan biofarmasi yang berbasis di China, Sinovac Biotech, bekerja sama dengan perusahaan induk farmasi milik negara PT Bio Farma. Agen Poker
“Tim medis saya telah membantu saya mendaftar secara online. Saya sudah terima semacam tanda terima digital [formulir pendaftaran], ”kata Ridwan dalam video resmi pers, Senin.
“Namun, saya belum menerima konfirmasi permintaan saya. Saya masih harus menunggu hasil penilaian kesehatan saya, yang menyatakan apakah saya memenuhi syarat untuk menjadi relawan dalam uji coba, ”tambahnya.
Ridwan mengatakan akan mengikuti semua prosedur medis tanpa perlakuan khusus untuk menjadi relawan dan akan menerima hasil apapun, termasuk jika panitia menyatakan dia tidak memenuhi syarat untuk menjalani persidangan.
Gubernur mengatakan bahwa keputusannya menjadi relawan diharapkan dapat mengirimkan pesan kepada masyarakat bahwa pemerintah akan selalu aktif mengambil bagian dalam upaya penanggulangan COVID-19.
“Kita semua bersama-sama. Bahkan gubernur pun bersedia ikut proses, ”ujarnya seraya menambahkan bahwa dirinya akan jujur menyampaikan hasil uji coba vaksin potensial kepada masyarakat.
Sementara itu, para ilmuwan Indonesia akan memulai uji klinis fase III vaksin pada Selasa di enam lokasi berbeda di ibu kota provinsi Jawa Barat, Bandung.
Agen Domino
Rencananya, Presiden Joko Widodo akan mengamati langsung persidangan di RS Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad), Selasa.
Juru bicara fakultas kedokteran universitas, Rodman Tarigan, mengatakan hasil 21 relawan kembali negatif untuk COVID-19 setelah mereka melakukan tes polymerase chain reaction (PCR) pada Senin.
Para sukarelawan itu akan menerima suntikan pertama dari vaksin potensial dalam percobaan manusia.
“Subjek uji coba menjalani tes usap [pada hari Senin] dan mereka juga akan mengikuti tes cepat [pada hari Selasa]. Setelah itu, mereka akan menerima suntikan vaksin COVID-19 investigasi, ”katanya, Senin.
Selain di RS Unpad, uji coba juga akan digelar di kampus Unpad serta di empat Puskesmas yang masing-masing berlokasi di Sukapakir, Garuda, Ciumbuleuit dan Dago - semuanya di Bandung. Setiap tempat akan mengundang 20 relawan untuk uji coba manusia.
Pada hari Senin, Rodman mengatakan bahwa 1.020 relawan telah mendaftar untuk uji coba.
Pendaftaran untuk lebih banyak relawan masih dibuka hingga 31 Agustus karena tim peneliti uji coba telah menetapkan target 1.620 relawan.
“Yang penting proses uji klinis pertama [tahap III] [Selasa] harus mengikuti protokol kesehatan, apalagi Presiden sendiri yang dijadwalkan akan datang ke tempat tersebut,” kata Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto saat berkunjung ke rumah sakit fakultas kedokteran Unpad pada hari Senin.
Rektor Unpad Rina Indiastuti berharap uji klinis dari potensi vaksin COVID-19 di universitas dapat menginspirasi peneliti lain di perguruan tinggi untuk mengembangkan penelitian dan inovasi kritis mereka sendiri di masa depan.
“Menteri [Terawan] ingin memastikan persidangan berjalan dengan baik. Ia juga bisa melihat kapasitas universitas ini dalam melakukan penelitian dan menciptakan inovasi ilmiah, ”ungkapnya.
Uji klinis pertama dari potensi vaksin virus corona akan diadakan di lantai dua rumah sakit sekolah kedokteran pada hari Selasa, dan staf universitas telah memastikan bahwa ruangan-ruangan itu didesinfeksi dan disterilkan.
“Uji klinis akan aman karena semua staf dan subjek telah diuji. Semua yang terlibat pasti hasil tes negatif [COVID-19], ”kata Dekan Fakultas Kedokteran Unpad, Setiawan.
Setelah menerima suntikan pertama, semua relawan akan diobservasi selama 30 hingga 40 menit untuk mengetahui apakah mereka menunjukkan reaksi terhadap vaksin. Relawan yang tidak menunjukkan reaksi diperbolehkan pulang dan menerima suntikan kedua setelah 14 hari.
Ketua tim peneliti uji klinis Kusnandi Rusmil, guru besar Fakultas Kedokteran Unpad, mengatakan bahwa seluruh relawan harus mengikuti total lima sesi medis selama proses uji klinis yang memakan waktu kurang lebih enam bulan. Agen Sakong







0 komentar:
Posting Komentar