Sabtu, 17 Oktober 2020

Delegasi Indonesia mengadakan pertemuan dengan Ditjen WHO Ghebreyesus

Delegasi Indonesia mengadakan pertemuan dengan Ditjen WHO Ghebreyesus


ASLIKARTU - Indonesia berupaya untuk meningkatkan kerja sama multilateral dengan mitra luar negeri, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Aliansi Global untuk Vaksin dan Imunisasi (GAVI), untuk memenuhi persyaratan vaksin COVID-19. Agen Poker


Dalam pertemuan dengan Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, delegasi Indonesia yang diketuai oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menegaskan dukungan Indonesia terhadap prinsip multilateral terkait masalah vaksin COVID-19.


“Indonesia juga menekankan pentingnya penguatan dukungan kolektif dari seluruh negara agar masyarakat internasional dapat segera menangani pandemi COVID-19,” ujarnya dalam jumpa pers virtual dari Jenewa, Swiss, Jumat.


Dalam pertemuan dengan Ghebreyesus, delegasi Indonesia bertukar pandangan tentang tantangan baru yang muncul dari pandemi novel coronavirus disease (COVID-19) yang melanda dunia. Delegasi tersebut juga memberi tahu dia tentang pertempuran Indonesia melawan virus.


Delegasi Indonesia juga berbicara panjang lebar tentang upaya mereka untuk mendapatkan pasokan vaksin COVID-19 yang potensial melalui pangkalan bilateral dari China, Uni Emirat Arab, Korea Selatan, dan Inggris, ketika mencoba mengembangkan vaksinnya sendiri yang disebut "Merah Putih".


“Kami juga sudah menginformasikan rencana vaksinasi Indonesia dan komitmen untuk menjaga koordinasi dan komunikasi dengan WHO mengenai tahapan vaksinasi mulai dari persiapan hingga pelaksanaan,” kata Marsudi.

Agen Domino

Dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir, pemerintah Indonesia telah berupaya untuk memastikan ketersediaan vaksin yang cukup untuk seluruh bangsa.


Untuk menjajaki potensi kerja sama pengadaan dan penyediaan vaksin COVID-19, Marsudi, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, dan tim dari Kementerian Kesehatan melakukan kunjungan resmi ke Inggris dan Swiss.


Marsudi sebelumnya mengungkapkan bahwa dalam kunjungan tersebut, delegasi Indonesia telah melakukan musyawarah terkait dengan COVAC Initiative dengan pihak terkait, antara lain Koalisi untuk Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi (CEPI) dan GAVI.


Di bawah Inisiatif COVAX, setelah vaksin COVID-19 tersedia, mereka akan diperoleh melalui Divisi Pasokan UNICEF.


Di bawah skema kerja sama, UNICEF telah diberi mandat untuk mengoordinasikan pengadaan dan pasokan vaksin COVID-19 ke lebih dari 140 negara, termasuk Indonesia, agar setiap negara memiliki akses dan jangkauan yang sama terhadap vaksin tersebut.


Kunjungan Delegasi Indonesia ke Inggris dan Swiss juga diharapkan dapat meningkatkan kerja sama jangka menengah dan panjang antara induk perusahaan farmasi negara PT Bio Farma dengan mitra luar negeri, jelas Marsudi. Agen Sakong

0 komentar:

Posting Komentar