Jumat, 02 Oktober 2020

Korban tewas COVID-19 Papua mencapai 103: satgas

Korban tewas COVID-19 Papua mencapai 103: satgas


ASLIKARTU - Dengan empat pasien lagi yang meninggal karena virus korona pada hari Kamis, jumlah kematian provinsi Papua telah meningkat menjadi 103, menurut satuan tugas COVID-19 provinsi. Agen Poker

Para pasien tersebut adalah warga Kabupaten Nabire, Jayapura, dan Mimika, serta Kota Jayapura, kata juru bicara Satgas COVID-19 Provinsi Papua, Silwanus Sumule, di Jayapura, Ibu Kota Provinsi Papua, Jumat.

Tiga dari empat pasien COVID-19 dilaporkan menderita diabetes, menurut dokter yang merawat mereka, katanya.

Sementara pemerintah Indonesia mengumumkan kasus pertama yang dikonfirmasi di negara itu pada 2 Maret 2020, Papua melaporkan kasus COVID-19 pertamanya pada 17 Maret, menurut satuan tugas.

Per 1 Oktober 2020, jumlah kasus yang dikonfirmasi di provinsi tersebut meningkat dari 6.306 pada hari sebelumnya menjadi 6.397, sedangkan angka pemulihan naik dari 3.975 menjadi 4.006, Sumule menginformasikan.

Infeksi virus Corona awalnya muncul di kota Wuhan di Cina pada akhir 2019. Sejak itu, COVID-19 telah menyebar ke lebih dari 215 negara dan wilayah, termasuk 34 provinsi di Indonesia, dengan lonjakan jumlah kematian yang sangat besar.

Untuk melindungi masyarakat Indonesia dari virus mematikan tersebut, pemerintah Indonesia terus mengupayakan calon vaksin COVID-19 melalui mekanisme bilateral dan multilateral.

Agen Domino

Indonesia, misalnya, telah bekerja sama dengan pemerintah Cina melalui calon vaksin Sinovac Biotech.

Pada 28 September 2020, Indonesia telah mengkonfirmasi bahwa tidak ada relawan yang berpartisipasi dalam uji klinis Fase III vaksin COVID-19 Sinovac di Bandung, Jawa Barat, dilaporkan mengalami efek samping yang parah setelah inokulasi.

“Uji klinis sejauh ini berjalan lancar, dan kami belum menerima laporan tentang mereka yang mengalami efek serius. Artinya uji klinis berjalan lancar dengan hasil yang baik, ”kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi awal pekan ini.

Sementara itu, Bio Farma telah meningkatkan kapasitas produksi vaksin COVID-19 dari 100 juta dosis menjadi 250 juta dosis, ungkapnya, seraya menambahkan bahwa delegasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Indonesia (BPOM) akan mengunjungi fasilitas Sinovac di China, sebagai bagian. tindakan pencegahan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia menjelang peluncuran vaksin di dalam negeri.

Uji klinis fase III vaksin COVID-19 Sinovac dimulai pada Agustus tahun ini, dan jika BPOM menyatakan bahwa hasilnya menunjukkan keamanannya, vaksin tersebut dapat diproduksi secara massal dan didistribusikan ke publik.

Indonesia juga tidak mau ketinggalan untuk mengembangkan vaksinnya sendiri untuk melawan virus.

Selain vaksin COVID-19 Sinovac, ilmuwan Indonesia saat ini sedang mengerjakan vaksin yang dinamai bendera nasional negara, Merah Putih (Merah Putih). Agen Sakong


0 komentar:

Posting Komentar