![]() |
| Tujuh penambang emas ilegal ditangkap dalam penumpasan di Aceh Barat |
ASLIKARTU - Polisi Aceh Barat menindak tujuh penambang emas tradisional dan menutup dua lubang tambang emas ilegal di Kecamatan Sungai Mas dan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, Aceh, awal pekan ini. Agen Poker
Polisi juga menyita dua ekskavator dari lubang tambang, kata Kepala Badan Reserse Kriminal Polres Aceh Barat Ajun Komisaris Besar Parmohonan Harahap di Meulaboh, Senin (9/11) malam.
Tiga dari tujuh tersangka ditangkap di lingkungan Reungeut, Kecamatan Pante Ceureumen, sedangkan empat lainnya ditangkap di Desa Lancong, Kecamatan Sungai Mas, ungkap Harahap.
Penyidik polisi terus menginterogasi tersangka untuk membuka tutup pemodal di balik kegiatan penambangan emas ilegal yang menyebabkan kerusakan lingkungan, katanya.
Kerusakan lingkungan yang mengakibatkan longsor dan banjir bandang di berbagai wilayah di Indonesia seringkali disebabkan oleh kegiatan penambangan liar.
Dalam konteks ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggarisbawahi pentingnya penertiban penambangan emas ilegal untuk membantu mencegah terulangnya bencana alam di masa mendatang.
Dalam kunjungannya ke Desa Banjar Irigasi, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, pada 7 Januari 2020, Presiden Jokowi telah menginstruksikan kepada pemerintah daerah untuk menghentikan penambangan emas ilegal.
Kepala Negara berpendapat, kegiatan penambangan liar telah memicu deforestasi di Provinsi Banten dan harus digagalkan untuk mencegah terulangnya banjir bandang di masa mendatang.
Awal tahun ini, Polda Banten telah melakukan upaya berkelanjutan untuk menghentikan kegiatan penambangan emas ilegal, antara lain dengan menutup 10 lubang tambang yang berada di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Lebak, Banten.
Menurut Kepala Biro Operasional Polda Banten Sen. Coms. Aminudin Roemtaat, anggota Satgas Anti Tambang Emas Banten, yang terdiri dari TNI dan Polri serta perwakilan dari beberapa instansi terkait di provinsi tersebut, telah menutup lubang tambang ilegal tersebut.
Selama ini, anggota Satgas telah melakukan patroli darat dengan mengunjungi Blok Cimari, Cirotan, Cidandak, Gunung Leutik, Muara Tilu, Bunung Masigit, Pasir Wiru, Sopal, Cigadang, Ciburuluk, Ciawitali, Cikatumburi, Pasir Ipis, Ciburiling , Cikopo, dan Cimadur.
Roemtaat mencontohkan, beberapa lubang tertutup ditemukan di kawasan lintasan Citorek, menambahkan bahwa jumlah lubang ilegal bisa mencapai "ratusan" dan terletak di daerah yang medannya menantang.
Banjir bandang yang melanda Kabupaten Lebak pada 1 Januari 2020 merenggut 10 nyawa dan merusak 19 sekolah di enam kecamatan serta merusak 1.410 rumah. Agen Sakong







0 komentar:
Posting Komentar